iCLEANiCLEAN

Banyak orang berpikir bahwa dengan membekukan bahan makanan akan membunuh bakteri, namun ada jenis bakteri yang khususnya memiliki spora dapat bertahan hidup bahkan pada saat suhu dibawah minus nol °C.

Area pada Refrigerator Storage maupun Freezer Storage digunakan untuk menghindari makanan dari suhu berbahaya, yaitu suhu dimana bakteri dapat berkembang biak dengan baik pada temperatur 41°F – 135 °F (5 °C – 57 °C).

unduhan-3

Suhu dingin pada Refrigerator Storage yaitu, 41 °F (5 °C), maupun suhu dingin pada Freezer Storage yaitu, 0 °F (-18 °C), hanya akan memberlambat pertumbuhan mikroorganisme. Jika Storage tidak ditangani dengan tepat maka bakteri yang tercipta karena kontaminasi dari makanan, air, kotoran, manusia dan serangga akan tetap bertahan hidup sehingga menyebabkan pembusukan pada makanan dan penyakit yang belum tentu dapat dihilangkan dengan proses memasak. Beberapa bakteri yang memiliki spora tersebut adalah Salmonella spp, Staphylococcus aureus, Clostridium perfringens, dan Bacillus cereus.

Temperatur

Suhu di dalam Refrigerator Storage harus selalu diperhatikan, untuk menjaga makanan pada suhu internal spesifik, temperatur udara refrigerator setidaknya harus 2 ° F (1 °C) lebih rendah dari suhu yang diinginkan. Sebagai contoh, untuk menjaga daging unggas pada suhu internal 41 °C (5 °C), suhu udara dalam Refrigerator harus minimal 39 °C (4 °C). Setidaknya sekali dalam setiap shift, staf harus memperhatikan suhu unit padaRefrigerator Storage maupun Freezer Storage, jika tidak terdapat termometer pada unit tersebut maka dapat menggunakan termometer gantung (hanging thermometers) di bagian terpanas pada Refrigerator.

Shelfing

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah Load Factor. Jangan memberi load berlebihan pada Refrigerator, karena dapat mencegah sirkulasi udara dan membuat unit bekerja lebih keras untuk tetap menjaga suhu dingin. Simpan tiap makanan/bahan makanan pada rak penyimpanan (storage shelf) yang benar sesuai jenisnya, hal ini untuk mencegah terjadinya kontaminasi seperti uraian pada awal paragraf. Jika bahan makanan tidak dapat disimpan secara terpisah, simpan makanan matang atau makanan ready to eat dibagian teratas (di atas daging segar, daging unggas dan ikan). Hal ini akan mencegah cairan dari produk mentah menetes ke makanan yang disiapkan dan menyebabkan penyakit bawaan makanan. Berikut ini adalah rekomendasi untuk menyimpan bahan makanan dari atas ke bawah : 1. Makanan matang dan ready to eat food, 2. Daging segar utuh, 3. Irisan daging, 4. Daging Ayam/Unggas

Sanitasi Sub-Freezing Environment

Ada berbagai jenis Cool Storage antara lain : walk in cooler/freezer, upright freezer, cool/fish box, ice cream counter, refrigerator for meat and vegetable. Untuk menjaga sanitasi di dalam sub-freezing environment tersebut ICLEAN menghadirkan COOL CLEAN sebagai product yang pertama di Indonesia, NO RINSE, NO DIRT, NO FOOD SOIL, NO BLOOD, NO TIRE TREAD MARKS.

 

Hubungi Kami

Menerima penawaran harga gratis untuk membersihkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda

+62811 8878 333

customercare@iclean.co.id

© 2016 iCLEAN.co.id